Select your Top Menu from wp menus

Panduan Tugas Akhir

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar………………………………………………………………………………………….iv

BAB I     PENULISAN USULAN PENELITIAN (PROPOSAL)……………………………1

BAB II     PENULISAN SKRIPSI…………………………………………………………………….6

BAB III   TEKNIK PENULISAN SKRIPSI………………….…………………………………..15

                3.1 Tajuk…………………………………………………………………………………………..15

                3.2 Bahan yang di gunakan………………………………………………………………15

                3.3 Pengetikan……………………………………………………………………………………….16

                3.4 Spasi Jarak……………………………………….              16

                3.5 Abstrak dan Abstract……………………………              17

                3.6 Penomoran, anak bab dan paragraf……………              18

                3.7 Penomoran halaman…………………………..               18

                3.8 Penulisan daftar pustaka………………………                          20

Lampiran-lampiran…………………….……….              26

BAB IV   PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH  ……               41

                4.1 Pensyaratan umum penulisan artikel  ………               41

                4.2 Struktur artikel ilmiah …………………………..               42

KATA PENGANTAR

 

Skripsi merupakan karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa berdasarkan hasil penelitian lapangan atau penelitian kepustakaan. Untuk dapat menulis skripsi secara baik, seorang mahasiswa harus memiliki dua kemampuan yaitu:

(1) Mampu menyusun Proposal Penelitian.

(2) Mampu menyusun Laporan Penelitian.

(3) Mampu Menyusun Artikel Penelitian

Banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan ketiga hal tersebut di atas. Oleh karena itu, Panduan penyelenggaraan dan Penulisan Tugas Akhir (Skripsi) dan Artikel ini disusun dimaksudkan untuk membantu para mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian tugas akhir, dan juga menyusun laporan hasil penelitian yang dilakukannya dalam bentuk skripsi serta artikel yang akan diterbitkan dalam e-jurnal. Di samping itu, diharapkan pula pedoman ini dapat membantu para Dosen Pembimbing Skripsi dalam memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswanya. Tujuan akhir yang hendak dicapai adalah agar ada kesamaan pedoman dan pandangan dalam penulisan Skripsi bagi mahasiswa di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako.

                                                                                                                 Dekan,

                                                                                                                                        Dr. H. Gazali, M.Pd

BAB I

PENULISAN USULAN PENELITIAN

(PROPOSAL) SKRIPSI

Usulan penelitian atau proposal yang akan diseminarkan disajikan dengan format sebagai berikut  :

JUDUL

Judul penelitian merupakan identitas atau cermin jiwa dari sebuah penelitian. Judul penelitian berupa kalimat pernyataan yang terdiri dari kata-kata yang konkrit, jelas, singkat, deskriptif (berkaitan atau berurut).secara spesifik mencerminkan isi penelitian yang bakan dilakukan. Halaman judul merupakan halaman pertama proposal, biasanya diberi nomor halaman angka romawi kecil (i). Halaman judul memuat judul proposal, program studi, nama dan nomor sttb mahasiswa, tempat dan tahun. Kalimat-kalimat pada halaman judul diketik simetris (contoh terlampir).

Halaman Persetujuan

Bagian proposal setelah halaman judul adalah halaman persetujuan, berisi kalimat persetujuan oleh Dosen Pembimbing (contoh terlampir).

Daftar Isi

Merupakan gambaran atau petunjuk tentang garis besar isi keseluruhan proposal.  Daftar isi disusun secara teratur mulai dari halaman judul sampai dengan lampiran (contoh terlampir).

 

BAB I  PENDAHULUAN

 

Pada Bab Pendahuluan  antara lain memaparkan tentang:

  • Latar belakang

Dalam bagian ini, perlu diuraikan secara singkat dan jelas pentingnya penelitian tersebut dilakukan baik secara empiric maupun secara teoritis. Uraian dapat bersifat induksi maupun deduksi. Data-data hasil penelitian sebelumnya yang menunjang alasan mengapa penelitian yang akan dilakukan penting dilaksanakan.

Catatan : Latar belakang boleh diikuti dengan pembatasan masalah.

  • Rumusan Masalah

Apa yang menjadi masalah pokok perlu dijabarkan secara jelas dalam bagian ini. Pernyataan masalah harus menunjukkan gambaran tentang tujuan yang hendak dicapai dan arah analisis yang akan dilakukan dalam penelitian.

 

  • Tujuan penelitian

Mengemukakan tujuan penelitian yang akan dilakukan. Dalam penelitian deduktif-hipotetical, tujuan penelitian lazimnya adalah menjelaskan/ mengukur hubungan antar variabel yang menjadi perhatian dalam studi. Sedangkan pada penelitian yang menggunakan induktif non hipotetikal tujuan penelitian tidak mengukur hubungan antar variabel.

  • Kegunaan Penelitian atau Manfaat Penelitian

Mengungkapkan secara spesifik kegunaan yang hendak dicapai dari : 1) aspek teoritis (keilmuan) dan dari 2) Aspek praktis (guna laksana) dengan menyebutkan kegunaan apa yang dapat dicapai dari penerapan pengetahuan yang dihasilkan penelitian tersebut.

 

1.5      Batasan Istilah

            Memberi penjelasan tentang istilah-istilah yang digunakan dalam isi proposal.

 

 

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

 

Dalam Bab ini antara lain dipaparkan tentang (1) Kajian Pustaka, (2) Kerangka Pemikiran dan (3) Hipotesis.

2.1       Penelitian yang Relevan

Melakukan kajian dari berbagai penelitian yang relevan terkait dengan penelitian yang akan dilakukan.

2.2       Kajian Pustaka

Kajian Pustaka adalah kajian teoritis yang diarahkan untuk mencari landasan teori/dalil guna memecahkan masalah yang hendak diteliti. Jadi, kajian pustaka ini memaparkan hal-hal yang bersifat teoritis berkaitan dengan masalah yang diteliti. Gunanya untuk memperjelas atau mempertegas masalah yang diteliti. Yang akan diikuti kerangka pikir.

2.3       Kerangka Pemikiran

Kerangka pemikiran merupakan alur pemikiran guna memecahkan masalah yang diteliti tersebut. Jadi, kerangka pemikiran adalah model, cara, atau langkah-langkah yang dipakai untuk menggarap dan memecahkan masalah yang hendak diteliti.  berfungsi untuk membantu memudahkan peneliti melakukan penelitiannya.

2.4       Hipotesis Penelitian

Hipotesis adalah dugaan yang bersifat sementara sebagai jawaban dari masalah yang hendak diteliti. Hipotesis yang dikemukakan hendaknya bertitik-tolak dari teori-teori yang dipaparkan pada tinjauan pustaka. Hipotesis berfungsi sebagai jawaban sementara terhadap masalah yang diteliti, yang nantinya akan dikonfirmasikan dengan data hasil penelitian dengan tujuan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dikemukakan itu. Dalam penelitian kualitatif hipotesis tidak diperlukan.

 

BAB III METODE PENELITIAN

Pada Bab Metode Penelitian ini antara lain memuat hal-hal yang berkaitan dengan : (1) Jenis penelitian, (2) Disain/ Rancangan Penelitian (3) Tempat dan waktu penelitian, (4) Variabel penelitian (objek penelitian), (5) populasi, sampel dan teknik pengambilan sampel, (satuan analisis, satuan pengamatan, dan sumber informasi), (6) alat dan bahan,  (7) Definisi operasioanal variabel  (bila diperlukan), (8) Jenis dan Sumber Data (9) Teknik pengumpulan data, (10) Instrumen Penelitian dan (11) Teknik analisis data.

DAFTAR PUSTAKA

Bagian akhir Usulan Penelitian (Proposal) memuat Daftar Pustaka/ Rujukan. Daftar rujukan hanya memuat judul-judul buku atau pustaka yang benar-benar telah dirujuk/dikutip dalam teks/ naskah. Artinya, bahan pustaka yang hanya digunakan sebagai bahan bacaan tetapi tidak dirujuk dalam teks skripsi tidak dapat dimasukkan ke dalam teksnya, semua bahan pustaka yang telah dirujuk dalam teks skripsi harus dicantumkan dalam Daftar Rujukan. Rujukan yang digunakan selain buku teks, diharuskan minimal menggunakan 1(satu) artikel terbaru yang dimuat dalam jurnal ber ISBN atau terakreditasi nasional.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Adapun lampiran–lampiran yang perlu disertakan dalam Proposal Skripsi, antara lain:

  1. Instrumen penelitian. Instrumen penelitian ini bisa berupa daftar angket, daftar pertanyaan, pedoman wawancara, alat test prestasi belajar, skala sikap, dan lain-lain yang relevan dengan metode penelitian yang digunakan.
  2. Jadwal kegiatan penelitian, (mulai menyusun proposal sampai selesainya penulisan laporan hasil penelitian).

 

BAB II

PENULISAN SKRIPSI

Penulisan skripsi untuk penelitian yang membangun pernyataan / kerangka hipotetikal dapat disajikan dengan format sebagai berikut :

JUDUL

Judul penelitian merupakan identitas atau cermin jiwa dari sebuah penelitian. Judul penelitian berupa kalimat pernyataan yang terdiri dari kata-kata yang konkrit, jelas, singkat, deskriptif (berkaitan atau berurut).secara spesifik mencerminkan isi penelitian yang bakan dilakukan. Halaman judul merupakan halaman pertama proposal, biasanya diberi nomor halaman angka romawi kecil (i). Halaman judul memuat judul proposal, program studi, nama dan nomor stambuk mahasiswa, tempat dan tahun. Kalimat-kalimat pada halaman judul diketik simetris (contoh terlampir).

ABSTRAK

Merupakan uraian saripati laporan hasil penelitian yang berisi Judul, identifikasi masalah, tujuan, metode penelitian, hasil, dan kesimpulan. Abstrak tidak lebih dari 200 kata,  cukup satu halaman, gunakan kata kunci (key word). Dengan membaca abstrak, pembaca sudah memiliki gambaran isi dari laporan penelitian tanpa perlu membacanya secara detil. (contoh dapat dilihat pada lampiran). Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

 

 

 

UCAPAN TERIMA KASIH

Ucapan terima kasih menguraikan isi persembahan-persembahan atau ungkapan terimakasih pada mereka yang ikut berkontribusi pada pembuatan skripsi misalnya pada orang tua, pimpinan perguruan tinggi, pejabat fakultas, jurusan, program studi, dosen, teman, atau keluarga dan sering ditulis dengan bahasa informal.

DAFTAR ISI

Susunan isi skripsi sesuai dengan tata urut atau sistimatika penulisan skripsi (lampiran)

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR LAMBANG (bila diperlukan)

DAFTAR SINGKATAN (bila diperlukan)

DAFTAR LAMPIRAN

 

BAB I PENDAHULUAN

  • Latar Belakang

Dalam bagian ini, perlu diuraikan secara singkat dan jelas pentingnya penelitian tersebut dilakukan baik secara empiric maupun secara teoritis. Uraian dapat bersifat induksi maupun deduksi. Data-data hasil penelitian sebelumnya yang menunjang alasan mengapa penelitian yang akan dilakukan penting dilaksanakan.

Catatan : Latar belakang boleh diikuti dengan pembatasan masalah.

1.2       Rumusan Masalah :

Apa yang menjadi masalah pokok perlu dijabarkan secara jelas dalam bagian ini. Pernyataan masalah harus menunjukkan gambaran tentang tujuan yang hendak dicapai dan arah analisis yang akan dilakukan dalam penelitian

Kegunaan dari rumusan masalah ini adalah menguraikan pokok permasalahan ke dalam beberapa pertanyaan yang jika masing-masing diperoleh jawabannya, maka akan menjawab pertanyaan pokok penelitian atau rumusan masalah penelitian tersebut.

  •      Tujuan Penelitian :

Mengemukakan tujuan penelitian yang akan dilakukan. Dalam penelitian deduktif-hipotetical, tujuan penelitian lazimnya adalah menjelaskan/ mengukur hubungan antar variabel yang menjadi perhatian dalam studi. Sedangkan pada penelitian yang menggunakan induktif non hipotetikal tujuan penelitian tidak mengukur hubungan antar variabel.

1.4       Kegunaan Penelitian atau Manfaat Penelitian

Kegunaan penelitian pada dasarnya terbagi atas dua bagian yaitu (1) kegunaan teoritis, yang mengacu kepada pengembangan konsep-konsep, teori, sesuai bidang studi (untuk memperkaya keilmuan) dan (2) kegunaan praktis (disebut juga ‘guna laksana’ yang mengacu pada pengembangan praktik-praktik tertentu (kebijakan,program, pelayanan, metode, atau teknik). Kegunaan untuk pribadi (penulis/peneliti) misalnya : untuk membuat skripsi, untuk belajar menerapkan ilmu.

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

 

2.1      Penelitian Yang Relevan

            Berisi penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan berkaitan dengan judul penelitian yang akan dilakukan.

2.2       Kajian Pustaka

Kajian Pustaka adalah kajian teoritis yang diarahkan untuk mencari landasan teori/dalil guna memecahkan masalah yang hendak diteliti. Jadi, kajian pustaka ini memaparkan hal-hal yang bersifat teoritis berkaitan dengan masalah yang diteliti. Gunanya untuk memperjelas atau mempertegas masalah yang diteliti. Kajian Pustaka berisi :

  1. Teori-teori atau konsep yang relevan dengan masalah yang diteliti.
  2. Dapat pula berisi UU, peraturan, kebijakan, petunjuk pelaksanaan atau petunjuk teknis jika yang diteliti adalah sebuah program.
  3. Tinjauan pustaka ini digunakan sebagai alat untuk menganalisis hasil penelitian dan sebagai landasan untuk merancang plan of treatment.

 

2.3       Kerangka Pemikiran

Merupakan alur fikiran (flow of logic) peneliti/penulis tentang masalah yang ditelitinya. Isi kerangka pemikiran adalah uraian pandangan peneliti tentang topik/permasalahan berserta variabel-varibel di dalamnya, termasuk kerangka pemecahan masalahnya secara lengkap dan teoritis. Istilah teoritis disini secara sederhana mengacu pada bangunan teori yang dikembangkan berdasarkan pandangan peneliti sendiri. Jadi dalam bagian ini peneliti menguraikan apa dan bagaimana masalah yang akan diteliti, termasuk penyebab dan penanggulangannya. Untuk memperkuat “teori”, peneliti mengemukakan pernyataan-pernyataan fihak-fihak (orang atau lembaga) yang memiliki otoritas yang sesuai dengan kerangka fikir peneliti. Dengan demikian isi bagian ini bukanlah sekedar “kumpulan kutipan”, melainkan sebuah analisa konseptual tentang masalah pokok penelitian yang akan menghasilkan kesimpulan teoritis (hipotesis) beserta indikator-indikator pengukuran variabel (definisi operasional) serta model solusi. Kerangka pemikiran juga bisa disebut sebagai kerangka konsep yang bisa menjawab masalah yang akan diteliti (secara teoritis).

2.4       Hipotesis Penelitian

Dalam hal ini perlu diingat bahwa :

  1. Hipotesis merupkan kesimpulan sementara/kesimpulan teoritis yang diperoleh dari asumsi-asumsi teoritis yang peneliti kemukakan dalam kerangka pemikiran. Jadi hipotesis adalah jawaban (secara teoritis) dari pertanyan pokok penelitian untuk mengarahkan penelitian.
  2. Hipotesis diperoleh sebagai konsekwensi logis dari kerangka pemikiran peneliti yang berisikan hubungan variabel-variabel utama dalam penelitian dan bukan “karangan” yang didasarkan pada keinginan. Dengan perkataan lain hipotesis adalah kesimpulan yang ditarik dari kerangka pemikiran dan bukan kesimpulan yang peneliti ingin dapatkan.
  3. Peneliti tidak perlu terpaku pada format Jika-maka, karena yang penting dalam hipotesisi adalah kandungan variabel-variabel.

 

BAB III  METODE PENELITIAN

            Menguraikan metode yang akan dipergunakan dalam penelitian. Uraian tentang rancangan penelitian yang dipilih : Metode kuantitatif dan /atau metode kualitatif, Penelitian Tindakan serta Penelitian Pengembangan

Adapun metode penelitian berisi  tentang :

3.1       Jenis Penelitian

            Jenis penelitian dapat berupa penelitian Eksperimen, Ex Post Facto, Deskriptif dan historis, Penelitian Tindakan serta Penelitian Pengembangan.

3.2      Disain atau Rancangan Penelitian

(bila diperlukan)

3.2       Lokasi dan Waktu Penelitian

3.2.1    Lokasi Penelitian

Tempat peneliti melakukan pengumpulan data. Bagian ini berisikan penentuan lokasi beserta pertimbangan-pertimbangan yang mendasarinya. Alasan utama penentuan lokasi  adalah ketersediaan data yang peneliti perlukan sesuai dengan masalah pokok penelitian di lokasi tersebut. Alasan-alasan yang bersifat peribadi, misalnya (yang sering dikemukakan para mahasiswa) karena lokasi tersebut dekat dengan tempat tinggal, karena mudah dijangkau, tidak perlu dicantumkan.

3.2.2   Waktu Penelitian.

Perlu peneliti ketahui jika peneliti benar-benar ingin mendapatkan hasil penelitian yang baik, maka waktu terlama yang digunakan sebaiknya pada saat mempersiapkan penelitian, bukan pada tahap pengumpulan data maupun proses pelaporan / penulisan laporan

 

3.3       Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel

            (disesuaikan berdasarkan jenis penelitian)

Populasi merupakan sasaran penelitian yang menjadi objek masalah. Mengingat jumlah populasi sangat banyak, hanya sebagian saja dari populasi tersebut diambil sebagai sampel Uraian mengenai sampel penelitian mencakup cara/teknik pengambilan sampel agar representatif beserta alasannya, dan banyaknya sampel

           

 

3.4       Definisi Operasional Variabel

Definisi operasional variabel adalah perumusan konsep yang tadinya bersifat teoritis menjadi konsep empiris. Artinya dapat diukur (measurable). Ini berarti indikator-indikator pengukuan dalam definisi oprasional haruslah sampai kepada keadaan atau tindakan kongkrit yang dapat diobservasi.

3.5       Jenis dan Sumber Data

Jenis data penelitian mencakup data primer yang bersumber langsung dari sasaran (sampel) penelitian dan data sekunder yang bersumber dari pihak kedua (data yang tersedia di tempat dimana penelitian dilaksanakan).

3.6       Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data berisi uraian tentang cara dan proses pengambilan dan pengumpulan data secara rinci dengan menunjukkan urutan langkah-langkah yang ditempuh. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara observasi (pengamatan), menggunakan kuesioner yang berisi sejumlah pertanyaan, dan wawancara (interview).

3.7       Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian berupa alat pengumpulan data atau informasi. Apabila data atau informasi tersebut digunakan untuk menguji hipotesis penelitian maka diperlukan pengujian untuk mengukur kualitas data atau informasi tersebut melalui uji validitas dan reliabilitas.

3.8       Teknik Analisis Data

Bagian ini berisikan banyak hal yang berhubungan dengan bagaimana dan dengan cara serta alat apa peneliti mengumpulkan dan menganalisis data hasil penelitian.

 

 

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1  Hasil

Berisi temuan-temuan atau data yang disajikan dari hasil penelitian. Penyajian data ini bisa dalam bentuk uraian, tabel, grafik, foto, diagram, dll.

4.2   Pembahasan

Berisi uraian analisis atau interpretasi peneliti dari data yang sudah diperoleh. Dalam bahasa yang sederhana analisis berarti menginterpretasikan keterkaitan antara fakta dengan fakta dengan menggunakan teori sebagai landasan.

 

 

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Merupakan intisari dari hasil analisis, pembahasan atau interpretasi peneliti. Peneliti tidak perlu “berfikir” dalam arti mencari-cari kesimpulan apa yang akan ditarik, karena kesimpulan itu muncul dengan sendirinya bila peneliti memiliki standar pengukuran (teori) lebih dahulu sebagai alat analisis.

5.2 Saran

Dalam membuat saran, peneliti tidak perlu “mengarang atau mencari-cari “ ide, karena begitu peneliti memperoleh kesimpulan, ide saran sudah muncul dengan sendirinya. Jika dalam kesimpulan ternyata konsep teoritis sama dengan keadaan nyatanya, maka penulis tinggal mengajukan saran-saran pengembangan atau pengayaan. Sebaliknya, jika kesimpulan konsep teoritis tidak sama dengan fakta, penulis tinggal mengemukakan saran pemecahan.

DAFTAR PUSTAKA

            Daftar pustaka merupakan daftar dari seluruh kepustakaan /dirujuk dalam teks. Cara penulisan dapat dilihat pada Bab V tentang teknik penulisan skripsi.

LAMPIRAN

Lampiran digunakan untuk menempatkan data atau keterangan lain yang berfungsi untuk melengkapi uraian yang telah disajikan dalam bagian utama skripsi, seperti : angket/ kuesioner, pedoman wawancara, data dasar, hasil olahan data, foto yang terkait dengan penelitian, peta lokasi, riwayat hidup penulis.

 

 

BIODATA/CURICCULUM VITAE

Format biodata dapat dilihat pada lampiran

 

 

BAB III TEKNIK PENULISAN SKRIPSI

  •     TAJUK
  1. Tiap tajuk diketik pada halaman baru dengan huruf capital dan tebal (bold) serta ditempatkan di tengah.
  2. Yang dimaksud tajuk, adalah:

PENGESAHAN

PERNYATAN

ABSTRAK

ABSTRACT

UCAPAN TERIMA KASIH

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR LAMBANG

DAFTAR SINGKATAN

DAFTAR LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

 

  •     BAHAN YANG DIGUNAKAN
  1. Kertas yang digunakan untuk pengetikan adalah HVS putih 80 gram ukuran A4 (21 x 29,7 cm).
  2. Sampul kulit luar berupa soft cover (tipis bukan hard cover) dari bahan karton buffalo atau linen kuning untuk skripsi.
  3. Antara bab yang satu dengan bab lain diberi pembatas kertas doorslag warna kuning muda.
  •     PENGETIKAN
  1. Pengetikan naskah tesis dilakukan dengan computer, dengan pengaturan layout sebagai berikut :
    1. Pias (marjin) atas :           4 cm dari tepi kertas
    2. Pias (marjin) kiri :           4 cm dari tepi kertas
    3. Pias (marjin) bawah :           3 cm dari tepi kertas
    4. Pias (marjin) kanan :           3 cm dari tepi kertas
  2. Pengetikan hanya dilakukan pada satu muka kertas, tidak diketik bolak-balik.
  3. Jenis huruf yang digunakan adalah Times New Roman dengan ukuran sebagai berikut
  4. Ukuran font 12 untuk isi naskah
  5. Ukuran font 16 dan tebal untuk judul dalam bahasa Indonesia serta 14 dan tebal untuk judul dalam bahasa Inggris.
  6. Ukuran font 12 dan tebal untuk nama penulis pada judul
  7. Ukuran font 14 dan tebal untuk nama lembaga pada judul.
  8. Ukuran font 10 dan tebal untuk tulisan lain pada judul.
  •      SPASI (JARAK ANTAR BARIS)
    1. Jarak antara baris adalah 2 spasi
    2. Jarak antara penunjuk bab ( misalnya BAB I) dengan tajuk bab (misalnya PENDAHULUAN) adalah 2 spasi
    3. Jarak antara tajuk bab (Judul bab) dengan teks pertama isi naskah atau antara tajuk bab dengan tajuk sub bab adalah empat spasi.
    4. Jarak antara tajuk sub bab (Judul bab) dengan baris pertama teks isi naskah adalah 2 spasi
    5. Tiap alinea teks isi naskah diketik menjorok ke kanan sejauh lima ketukan.
    6. Jarak antara baris akhir teks isi dengan tajuk sub bab berikutnya adalah empat spasi.
    7. Jarak antara teks dengan table, gambar, grafik atau diagram adalah 3 spasi.
    8. Alinea baru diketik menjorok ke dalam (ke kanan) sejauh lima ketukan dari pias (marjin) kiri teks isi naskah ; jarak antara alinea adalah 2 spasi.
    9. Petunjuk bab dan tajuk bab selalu diketik pada halaman baru.
  •     ABSTRACT DAN ABSTRAK
  1. Pengetikan Abstract
  2. Jarak penetikan abstract adalah satu spasi
  3. Jarak antara judul abstract dengan teks pertama abstract adalah 4 spasi.
  4. Jarak antara alinea baru yang satu dengan alinea yang lain adalah satu spasi.
  5. Judul abstract dan seluruh teks abstract diketik dengan huruf miring (italic).
  6. Pengetikan Abstrak
  7. Pada dasarnya sama seperti pada butir 1 di atas, akan tetapi judul abstrak dan seluruh isi teks abstrak diketik dengan huruf normal
  8. Jarak antara judul abstrak dengan teks pertama abstrak adalah 4 spasi.
  •     PENOMORAN BAB, ANAK BAB DAN PARAGRAF
  1. Penomoran bab menggunakan angka romawi capital di tengah halaman ( misalnya BABA I)
  2. Penomoran sub bab menggunakan angka arab diketik pada pinggir sebelah kiri (misalnya 2.1, 2.2 dst)
  3. Penomoran anak sub bab disesuaikan dengan nomor bab (misalnya 2.1.1, 2.1.1 dst)
  4. Penomoran bukan sub bab dilakukan dengan angka arab dan tanda kurung misalnya 1), 2) dst. Untuk anak sub bab bukan bukan sub bab adalah (1), (2) dst.
  •     PENOMORAN HALAMAN
  1. Halaman Bagian Awal
  2. Penomoran pada bagian awal skripsi mulai dari halaman judul dalam (halaman sesudah sampul luar) sampai dengan halaman daftar lampiran menggunakan angka romawi kecil ( misalnya I, ii, iii dst).
  3. Halam judul dan halaman persetujuan pembimbing tidak diberi nomor urut halaman tetapi diperhitungkan sebagai halaman i dan halaman ii (nomor halaman tidak diketik)
  4. Halaman abstrak/ abstract sanpai dengan halaman lampiran diberi nomor urut halaman dengan angka romawi kecil yang merupakan kelanjutan dari halaman judul dan halaman persetujuan pembimbing.
  5. Nomor halaman diketik pias (marjin) atas sebelah kanan dengan jarak tiga spasi dari pias (marjin) atas (baris pertama teks pada halaman itu), dan angka terakhir nomor halaman harus lurus dengan pias (marjin) kanan teks.
  6. Halaman Bagian Inti
  7. Penomoran mulai BAB I (PENDAHULUAN) sampai dengan BAB V (KESIMPULAN DAN SARAN) menggunakan angka arab (1, 2 dst) dan diletakkan pada pias (marjin) kanan dengan jarak tiga spasi dari pias (marjin) atas (baris pertama teks pada halaman itu) serta angka terakhir nomor halaman lurus dengan pias (marjin) kanan teks.
  8. Pada tiap halaman yang bertajuk, nomor halaman judul mulai dari BAB I (PENDAHULUAN) sampai dengan BAB V (KESIMPULAN DAN SARAN) diketik pada pias (marjin) bawah persis ditengah-tengah dengan jarak tiga spasi dari pias (marjin) bahwa teks.
  9. Penomoran bukan bab dan bukan sub bab menggunakan angka arab dengan tanda kurung , misalnya 1), 2) dan (1), (2) dst.
  1. Halaman Bagian Akhir

Penomoran pada bagian akhir skripsi, mulai dari halaman DAFTAR PUSTAKA sampai dengan RIWAYAT HIDUP menggunakan angka arab yang diketik pada pias (marjin) atas sebelah kanan dengan jarak tiga spasi dari pinggir atas ( baris pertama teks pada halaman itu) lurus dengan pias (marjin) bawah teks. Nomor halaman bagian akhir ini merupakan kelanjutan nomor halaman bagian inti skripsi.

Catatan : Jumlah halaman skripsi minimal 30  Halaman.

  •     PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

3.8.1    Komponen Daftar Pustaka

Komponen-komponen yang harus dicantumkan dalam daftar pustaka ini adalah sebagai berikut:

  1. Disusun secara alfabetis. Jika huruf awal sama maka huruf kedua dari nama penulis itu menjadi dasar urutan, demikian seterusnya.
  2. Nama penulis, dengan cara menuliskan terlebih dahulu nama belakang, kemudian nama depan (disingkat). Hal ini berlaku untuk semua nama, baik nama asing maupun nama Indonesia. Cara penulisan inilah yang berlaku secara internasional tanpa mengenal kebangsaan dan tradisi. Tata tulis ilmiah tidak mengenal prinsip nama apakah yang lebih dikenal di masyarakat, melainkan apakah nama belakangnya, tanpa memperhitungkan apakah nama itu merupakan nama keluarga atau bukan. misalnya:

Abdul Hamid ditulis Hamid, A.

Bonar Situmorang ditulis Situmorang, B.

John Burns ditulis Burns, J.

  1. Tahun penerbitan, judul sumber tertulis yang bersangkutan dengan digarisbawahi atau dicetak miring, kota tempat penerbit berada, dan nama penerbit.
  2. Baris pertama diketik mulai ketukan pertama dan baris kedua dan seterusnya diketik mulai ketukan kelima atau satu tab dalam komputer. Jarak antara baris satu dengan berikutnya ada satu spasi, sedangkan jarak antara sumber satu dengan sumber berikutnya adalah dua spasi.

Contoh:

Boediono. (1998). Dampak Krisis Ekonomi terhadap Pendidikan. Jakarta: Pusat  Penelitian Sains dan Teknologi UI.

Kartodirdjo, S. (1987). Kebudayaan Pembangunan dalam Perspektif Sejarah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Clark, D (1998). Financing of Education in Indonesia. Manila: Asian Development Bank.

Darling-Hammond, L. (1997). The Right to Learn. San Francisco: Jossey-Bass.

3.8.2.  Cara Menulis Daftar Pustaka Berdasarkan Jenis Sumber yang Digunakan

 

  1. Sumber dari Jurnal

Penulisan jurnal sebagai Daftar Pustaka mengikuti urutan: nama belakang penulis, nama depan penulis (disingkat), tahun penerbitan (dalam tanda kurung), dulu artikel (ditulis di antara tanda petik), judul jurnal dengan huruf miring/digaris bawahi dan ditulis penuh, nomor volume dengan angka Arab dan digaris bawahi tanpa

didahului dengan singkatan “vol”, nomor penerbitan (jika ada) dengan angka Arab dan ditulis di antara tanda kurung, nomor halaman dari nomor halaman pertama sampai dengan nomor halaman terakhir tanpa didahului singkatan “pp” atau “h”.

Contoh:

Barrett-Lennard, G.T. (1983). “The Empathy Cycle: Refinement of A Nuclear Concept”. Journal of Conseling Psychology. 28, (2), 91-100.

  1. Sumbernya dari buku

Kalau sumber tertulisnya berupa buku maka urutan-urutan penulisannya adalah: nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat), tahun penerbitan, judul buku digarisbawahi atau dicetak miring, edisi, kota asal, penerbit. Daftar Pustaka berupa buku ditulis dengan memperhatikan keragaman berikut:

  1. Jika buku ditulis oleh seorang saja:

Poole, M.E. (1976). Social Class and Language Utilization at the Tertiary Level. Brisbane: University of Queensland.

  1. Jika buku ditulis oleh dua atau tiga orang, maka semua nama ditulis.

Dunkin, M.J. and Biddle, B.J. (1974). The Study of Teaching. New York: Holt Rinehart and Winston.

Lyon, B., Rowen, H.H. and Homerow, T.S. (1969). A History of the Western World. Chicago: Rand McNally.

  1. Jika buku ditulis oleh lebih dari tiga orang, digunakan et al./dkk (dicetak miring atau digarisbawahi):

Ghiseli, E. et al. (1981). Measurement Theory for The Behavional Sciences. San Francisco: W.H. Freeman and Co.

  1. Jika penulis sebagai penyunting:

Philip, H.W.S. dan Simpson, G.I. (Eds) (1976). Australia in the World of Education Today and Tomorrow. Canberra: Australia National Commission.

  1. Jika sumber itu merupakan karya tulis seseorang dalam suatu kumpulan tulisan banyak orang:

Pujianto. (1984). “Etika Sosial dalam Sistem Nilai Bangsa Indonesia”, dalam Dialog Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang:YP2LPM.

  1. Jika buku itu berupa edisi:

Gabriel, J. (1970). Children Growing Up: Development of Children’ Personality (third ed.). London: University of London Press.

  1. Kalau sumbernya di luar jurnal dan buku
  2. Berupa skripsi, tesis, atau disertasi

Soelaeman, M.I. (1985). Suatu Upaya Pendekatan Fenomenologis terhadap Situasi Kehidupan dan Pendidikan Dalam Keluarga dan Sekolah. Disertasi Doktor pada FPS IKIP Bandung: tidak diterbitkan.

 

  1. Berupa publikasi Departemen

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1998). Petunjuk Pelaksanaan Beasiswa dan Dana Bantuan Operasional. Jakarta: Depdikbud.

 

  1. Berupa dokumen

Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. (1983). Laporan Penilaian Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. Jakarta: Depdikbud.

 

  1. Berupa makalah:

Kartadinata, S. (1989). Kualifikasi Profesional Petugas Bimbingan Indonesia: Kajian Psikologis. Makalah pada Konvensi 7 IPBI, Denpasar.

 

 

  1. Berupa surat kabar

Sanusi, A. (1986). Menyimak Mutu Pendidikan dengan Konsep Takwa dan Kecerdasan, Meluruskan Konsep Belajar dalam Arti Kualitatif. Pikiran Rakyat (8 September 1986).

 

 

 

  1. Kalau sumbernya dari Internet
  2. Bila karya perorangan

Cara penulisannya ialah

Pengarang/penyunting. (Tahun). Judul (edisi), [jenis medium]. Tersedia: alamat di Internet. [tanggal diakses]

Contoh:

Thomson, A. (1998). The Adult and the Curriculum. [Online]. Tersedia:http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PESYearbook/1998/thoms.html [30 Maret 2000].

  1. Bila bagian dari karya kolektif

Cara penulisannya:

Pengarang/penyunting. (Tahun). Dalam Sumber (edisi), [Jenis media]. Penerbit. Tersedia: alamat di internet [tanggal diakses]

Contoh:

Daniel, R.T. (1995). The history of Western Music In Britanica online: Macropedia [Online]. Tersedia: http://www.eb.com: 180/cgibin/g:DocF=macro/5004/45/0.html [28 Maret 2000].

  1. Bila artikel dalam jurnal

Cara penulisannya:

Pengarang. (Tahun). Judul. Nama Jurnal [Jenis media], volume (terbitan), halaman.Tersedia: alamat di Internet. [tanggal diakses].

Contoh:

Supriadi, D. (1999). Restructuring the Schoolbook Provision System in Indonesia: Some Recent Initiatives. Dalam Educational Policy Analysis Archives [Online], Vol 7 (7), 12halaman.Tersedia:http://epaa.asu.edu/epaa/v7n7.html[17 Maret 2000].

  1. Bila artikel dalam majalah

Cara penulisannya:

Pengarang. (Tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Majalah [Jenis media], volume, jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet [tanggal diakses].

Contoh:

Goodstein, C. (1991, September). Healers from the deep. American Health [CDROM], 60-64. Tersedia: 1994 SIRS/SIRS 1992 Life Science/ Article 08A[13 Juni 1995]

  1. Bila artikel di surat kabar

Cara penulisannya:

Pengarang. (Tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Surat Kabar [Jenis media], jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet [tanggal diakses]

Contoh:

Cipto, B. (2000, 27 April). Akibat Perombakan Kabinet Berulang, Fondasi Reformasi Bisa Runtuh. Pikiran Rakyat [Online], halaman 8. Tersedia: http://www.[pikiran-rakyat.com.] [9 Maret 2000].

 

  1. Bila pesan dari E-mail

Cara penulisannya:

Pengirim (alamat e-mail pengirim). (Tahun, tanggal, bulan). Judul pesan. E-mail kepada penerima [alamat e-mail penerima]

Contoh:

Mustafa, Bachrudin (Mustafa@indo.net.id). (2000, 25 April). Bab V Laporan Penelitian. E-mail kepada Dedi Supriadi (Supriadi@indo.net.id).

 

LAMPIRAN-LAMPIRAN

 

LAMPIRAN 1

 

CONTOH LAY-OUT HALAMAN NASKAH SKRIPSI

BAHAN : Kertas HVS Putih ukuran A4 (21 x 29,7 cm)

 

LAMPIRAN 2a (Program Reguler, Kualifikasi, Multikampus)

 

(CONTOH SAMPUL LUAR/KULIT LUAR PROPOSAL & HASIL)

JUDUL

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 16)

 

NAMA MAHASISWA

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

 

PROPOSAL

 (Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

PROGRAM STUDI ….

JURUSAN….

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TADULAKO

TAHUN….

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

Bahan : Kertas HVS, warna putih dengan ukuran A4.

LAMPIRAN 2b (Khusus untuk PSK-GJ)

 

(CONTOH SAMPUL LUAR/KULIT LUAR PROPOSAL & HASIL)

JUDUL

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 16)

 

NAMA MAHASISWA

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

 

PROPOSAL

 (Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

PROGRAM SARJANA KEPENDIDIKAN BAGI GURU DALAM JABATAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TADULAKO

TAHUN….

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

Bahan : Kertas HVS, warna putih dengan ukuran A4.

LAMPIRAN 3a (Program Reguler, Kualifikasi, Multikampus)

CONTOH SAMPUL LUAR/KULIT LUAR SKRIPSI

JUDUL SKRIPSI

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 16)

 

NAMA MAHASISWA

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan

gelar sarjana pada Program Studi…..jurusan……

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Tadulako

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

PROGRAM STUDI ….

JURUSAN….

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TADULAKO

TAHUN….

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

Bahan : Kertas Buffalo atau linen, warna kuning dengan ukuran A4.

LAMPIRAN 3b (Khusus untuk PSK-GJ)

CONTOH SAMPUL LUAR/KULIT LUAR SKRIPSI

JUDUL SKRIPSI

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 16)

 

NAMA MAHASISWA

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan

gelar sarjana pada Program Studi…..jurusan……

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Tadulako

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

PROGRAM SARJANA KEPENDIDIKAN BAGI GURU DALAM JABATAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TADULAKO

TAHUN….

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

Bahan : Kertas Buffalo atau linen, warna kuning dengan ukuran A4.

LAMPIRAN 4a (Program Reguler, Kualifikasi, Multikampus)

 

(CONTOH HALAMAN JUDUL BAGIAN DALAM SKRIPSI)

JUDUL SKRIPSI

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

 

 

Oleh

NAMA MAHASISWA

Nomor Stambuk Mahasiswa (No. Stb)

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

SKRIPSI

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

 

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan

gelar sarjana pada Program Studi…..jurusan……

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Tadulako

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 10)

PROGRAM STUDI ….

JURUSAN….

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TADULAKO

TAHUN….

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

LAMPIRAN 4b (Khusus untuk PSK-GJ)  

 

(CONTOH HALAMAN JUDUL BAGIAN DALAM SKRIPSI)

JUDUL SKRIPSI

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

 

 

Oleh

NAMA MAHASISWA

Nomor Stambuk Mahasiswa (No. Stb)

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

SKRIPSI

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 12)

 

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan

gelar sarjana pada Program Studi…..jurusan……

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Tadulako

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 10)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

PROGRAM SARJANA KEPENDIDIKAN BAGI GURU DALAM JABATAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TADULAKO

TAHUN….

(Huruf Times New Roman, bold/ tebal, font 14)

 

LAMPIRAN 5a (Program Reguler, Kualifikasi, Multikampus)

 

CONTOH PERSETUJUAN PEMBIMBING

 

Judul Penelitian           :…………………………………………………….

Penulis                         :…………………………………………………….

Nomor Stambuk          :…………………………………………………….

Disetujui untuk diujikan

Pembimbing I                                           Pembimbing II

……………………………….             ………………………………….

NIP.                                                          NIP.

Mengetahui

Ketua Jurusan …. FKIP                 Koordinator Program Studi

Universitas Tadulako                      …………………………….

……………………………               ………………………………………

NIP                                                     NIP.

 

 

LAMPIRAN 5b (Khusus untuk PSK-GJ)

 

CONTOH PERSETUJUAN PEMBIMBING

 

Judul Penelitian           :…………………………………………………….

Penulis                         :…………………………………………………….

Nomor Stambuk          :…………………………………………………….

Disetujui untuk diujikan

Pembimbing I                                           Pembimbing II

……………………………….             ………………………………….

NIP.                                                          NIP.

Mengetahui

Ketua Jurusan                        Ketua PSK-GJ,                       Koordinator

Ilmu Pendidikan FKIP,                                                          Prodi PGSD,

………………………            ……………………                …………………..

NIP                                         NIP.                                        NIP.

 

LAMPIRAN 6

 

CONTOH HALAMAN PENGESAHAN

 

Panitia Ujian Skripsi Program Strata Satu (S1) Universitas Tadulako, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Jurusan………, Program Studi…., menerima dan mengesahkan Skripsi dengan judul ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Yang telah dipertanggungjawabkan oleh mahasiswa, atas nama :……………………………….., nomor stambuk…………………………..

Pada hari ……………….. Tanggal bulan tahun, maka atas nama Panitia Ujian Skripsi Strata satu (S1) Menerima dan Mengesahkan :

PANITIA UJIAN

 

No.      Jabatan                                    Nama/NIP                   Tanda Tangan

  1.    Ketua
  2. Sekretaris
  3. Penguji Utama/Pembahas
  4. Penguji I
  5. Penguji II

Mengetahui

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Tadulako

 

 

………………………………………………..  

  NIP

 

 

LAMPIRAN 7

 

CONTOH : JUDUL PADA PUNGGUNG SKRIPSI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 8

 

CONTOH PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

 

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                                       :…………………………………………….

Stambuk                                  …………………………………………….

Jurusan/ Program Studi           :……………………………………………

Fakultas                                   :……………………………………………

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar-benar merupakan hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pengambil alihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya.

Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan bahwa skripsi ini hasil jiplakan maka saya bersedia menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Palu,………………….20……

Yang membuat Pernyataan

(Materai 6000)

…………………………………..

Stb.

Lampiran 9

Contoh Biodata / Curriculum Vitae

Pas photo ukuran

3 x 4

 

  1. UMUM
  1. Nama :………………………………
  2. Tempat dan Tanggal Lahir :………………..
  3. Jenis Kelamin :……………………….………
  4. Nama orang tua :   Ayah :…………….….
  5. Ibu :………..……….
  6. A g a m a :……………………..
  7. Alamat :……………………………….
  1. PENDIDIKAN
  1. SD :………………………………………………….
  2. SMP :………………………………………………….
  3. SMA :………………………………………………….
  4. PT :………………………………………………….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 10. CONTOH DAFTAR ISI

 

DAFTAR ISI

 

Halaman

 

ABSTRAK                                                                                                  iii

ABSTRACT                                                                                                iv          

DAFTAR ISI                                                                                                v

DAFTAR TABEL                                                                                      vi

DAFTAR GAMBAR                                                                                 vii 

DAFTAR LAMPIRAN                                                                            viii

 

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang                                                                          1

1.2 Rumusan Masalah                                                                     3

1.3 Tujuan Penelitian                                                                      3

1.4 …..

Dan seterusnya….

 

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

 

            2.1 Teori Pembelajaran                                                                 10

            2.2 Model Pembelajaran                                                               15

            2.3 ….

            Dan seterusnya

 

 

BAB III METODE PENELITIAN

            3.1 Rancangan  Penelitian                                                             30

            3.2  Populasi dan Sampel                                                               31

 

  • ….

Dan seterusnya

 

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBHASAN

            4.1 Hasil Penelitian                                                                        40            4.2 Pembahasan                                                                             50                    

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

            5.1 Kesimpulan                                                                              56

            5.2 Saran                                                                                         56

                                                                                                   

DAFTAR PUSTAKA                                                                                57

LAMPIRAN                                                                                               60

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH

4.1       Persyaratan Umum Penulisan Artikel

Pedoman bagi penulis artikel dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggeris dengan kerapatan baris 1,5 spasi, font Times New Roman 12, ukuran kertas A4, format satu kolom,dan margin last costum setting (top 2,54 cm; left 2,80 cm; bottom 2,54 cm; right 2,54 cm).
  2. Panjang artikel ilmiah hendaknya tak lebih dari 4.000 kata atau kurang lebih 10-15 halaman, termasuk gambar, grafik atau tabel (jika ada) yang menyertainya.
  3. Istilah-istilah dalam bahasa asing atau bahasa daerah dalam teks ditulis dalam huruf miring (italic).
  4. Tinjauan pustaka (literature review) tidak dicantumkan sebagai bagian dari struktur artikel. Dengan demikian pengutipan pustaka yang dianggap penting dapat dipadukan dalam bagian pendahuluan (Introduction) atau dalam pembahasan. Pengutipan pustaka dalam pembahasan seperlunya saja dan yang lebih diutamakan adalah pembahasan terhadap hasil analisis data yang ditemukansendiri.
  5. Artikel ilmiah dari skripsi mahasiswa yang akan dimuat di jurnal ilmiah harus ada lembar persetujuan dari pembimbing, dan pernyataan bahwa karya tersebut bukan plagiat. (format terlampir)
  6. Nama jurnal yang akan memuat artikel tersebut harus ditulis pada catatan kaki (footer) pada setiap halaman sebagai berikut: Nama jurnal, Vol…. No…..

4.2       Struktur Artikel Ilmiah

Secara umum struktur artikel ilmiah terdiri atas 10 bagian utama yaitu: (1) judul (2) baris kepemilikan; (3) abstrak; (4) kata kunci; (5) pendahuluan; (6) metodologi; (7) hasil; (8) pembahasan; (9) Kesimpulan dan saran; dan (10) daftar rujukan.

ARTIKEL HASIL PENELITIAN

  1. Judul
  2. Judul hendaknya ringkas dan informatif, tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, yaitu antara 5-15 kata. Agar judul dapat dibuat singkat dan ringkas dalam 15 kata, hindari kata penghubung dan penyebutan obyek, tempat atau bahan penelitian yang sangat terperinci. Judul ditulis dengan huruf kapital.
  3. Judul mengandung kata-kata kunci dari variabel yang diteliti.
  4. Jenis huruf Times New Roman 14, dengan jarak baris satu spasi.
  5. Judul bisa dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggeris, sesuai dengan bahasa yang dipergunakan dalam artikel.
  6. Hindari penggunaan singkatan, rumus, dan rujukan dalam judul
  1. Baris kepemilikan (authorship lines)
  2. Nama penulis artikel ditulis tanpa disertai gelar akademik atau gelar lainnya.
  3. Jika penulis lebih dari satu orang dan berasal dari kelembagaan berbeda, maka semua nama dicantumkan dengan memberikan tanda superskrip angka mulai dari 1 pada belakang nama penulis secara berurutan.
  4. Nama-nama penulis hendaknya hanya orang yang benar-benar berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, analisis hasil, pembahasan, dan penulisan laporan.
  5. Nama lembaga tempat bekerja penulis atau tempat mahasiswa belajar ditulis sebagai catatan kaki di halaman pertama, dilengkapi dengan alamat korespondensi.
  1. Abstrak
  2. Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual, meliputi masalah dan tujuan penelitian, metode penelitian (untuk penelitian kualitatif termasuk deskriptif tentang subjek yang diteliti), dan ringkasan hasil penelitian (bila dianggap perlu, juga kesimpulan dan implikasi).
  3. Abstrak hendaknya ditulis dalam bahasa Inggris.
  4. Panjang abstrak antara 50-75 kata dan ditulis dalam satu paragraf.
  5. Abstrak diketik dengan spasi tunggal dengan format yang lebih sempit dari teks utama (marjin kanan dan kiri menjorok masuk 1,2 cm)
  6. Hindari perujukan dan penggunaan singkatan yang tidak umum.
  1. Kata Kunci
  2. Kata kunci adalah kata pokok yang menggambarkan daerah masalah yang diteliti atau istilah-istilah yang merupakan dasar pemikiran gagasan dalam karangan asli, yang berupa kata tunggal atau gabungan kata.
  3. Jumlah kata kunci antara 3 sampai 5 kata dan/atau kelompok kata.
  4. Antara kata kunci dipisahkan oleh titik koma (;)
  5. Hindari banyak kata penghubung (dan, dengan, yang, dan lain-lain).
  1. Pendahuluan
  2. Hindari sub-sub bagian atau sub-sub judul di dalam pendahuluan.
  3. Pendahuluan hendaknya mengandung latar belakang masalah atau rasional penelitian, permasalahan, dan tujuan penelitian.
  4. Sebagai kajian pustaka, bagian ini harus disertai rujukan yang bisa dijamin otoritas penulisnya.
  5. Pembahasan kepustakaan harus disajikan secara ringkas, padat, dan langsung mengenai masalah yang diteliti.
  6. Penyajian latar belakang masalah atau rasional penelitian hendaknya sedemikian rupa sehingga mengarahkan pembaca ke rumusan masalah penelitian yang dilengkapi dengan rencana pemecahan masalah, dan akhirnya ke rumusan tujuan
  7. Untuk penelitian kualitatif di bagian ini dijelaskan juga fokus penelitian dan uraian konsep yang berkaitan dengan fokus penelitian.
  1. Metode Penelitian
  2. Informasikan secara ringkas mengenai bagaimana penelitian itu dilakukan. Uraian disajikan dalam beberapa paragraph tanpa sub bagian. Hanya hal-hal yang pokok saja yang disajikan. Uraian rinci tentang rancangan penlitian tidak perlu diberikan.
  3. Materi pokok bagian ini adalah apa jenis penelitiannya, siapa populasinya dan bagaimana penarikan/pemilihan sampelnya, bagaimana data dikumpulkan, siapa sumber data, dan bagaimana data dianalisis.
  4. Penelitian yang menggunakan alat dan bahan perlu ditulis spesifikasi alat dan bahannya.
  5. Untuk penelitian kualitatif perlu ditambahkan perincian mengenai kehadiran peneliti, subjek penelitan dan informan beserta cara-cara mengambil data penelitian, lokasi penelitian dan lama penelitian. Selain itu juga diberikan uraian mengenai pengecekan keabsahan hasil penelitian
  1. Hasil
  2. Bagian hasil adalah bagian utama artikel ilmiah.
  3. Bagian ini menyajikan hasil-hasil analisis data; yang dilaporkan adalah hasil bersih. Proses analisis data seperti perhitungan statistik, pengujian hipotesis tidak perlu disajikan. Jadi yang dilaporkan adalah hasil analisis dan hasil pengujian hipotesis.
  4. Hasil analisis boleh disajikan dengan tabel atau grafik. Tabel atau grafik harus diberi komentar atau dibahas. Pembahasan tidak perlu dilakukan pertabel atau grafik. Tabel atau grafik digunakan untuk memperjelas penyajian hasil secara verbal.
  5. Apabila hasil yang disajikan cukup panjang, penyajian bisa dilakukan dengan memilah-milah menjadi subbagian-subbagian sesuai dengan masalah penelitian.
  6. Untuk penelitian kualitatif, bagian hasil memuat bagian-bagian rinci dalam bentuk subtopik-subtopik yang berkaitan langsung dengan fokus penelitian
  7. Keterangan gambar/grafik diletakkan di bawah gambar/grafik; sedangkan judul tabel diletakkan di atas tabel. Judul diawali dengan huruf kapital. Contoh dapat dilihat di bawah ini.
  1. Pembahasan
  2. Bagian ini adalah bagian terpenting dari keseluruhan isi artikel ilmiah. Tujuan pembahasan adalah: (1) menjawab masalah penelitian atau menunjukan bagaimana tujuan penelitian itu dicapai; (2) menafsirkan temuan-temuan; (3) mengintegrasikan temuan penelitian ke dalam kumpuluan pengetahuan yang telah mapan; dan (4) menyusun teori baru atau memodifikasi teori yang ada.
  3. Dalam menjawab masalah penelitian atau tujuan penelitian harus disimpulkan hasil-hasil penelitian secara eksplisit. Misalnya dinyatakan bahwa penelitian ditujukan untuk mengetahui pertumbuhan kognitif anak sampai umur lima tahun, maka dalam bagian pembahasan haruslah diuraikan pertumbuhan kognitif anak itu sesuai dengan penelitian
  4. Penafsiran terhadap temuan dilakukan dengan menggunakan logika dan teori-teori yang ada. Misalnya ditemukan adanya korelasi antara kematangan berpikir dengan lingkungan anak. Hal ini dapat ditafsirkan bahwa lingkungan dapat memberikan masukan untuk mematangkan proses kognitif anak
  5. Temuan diintegrasikan kedalam kumpulan pengetahuan yang sudah ada dengan jalan membandingkan temuan itu dengan temuan penelitian sebelumnya, atau dengan teori yang ada, atau dengan kenyataan dilapangan. Pembandingan harus disertai rujukan
  6. Jika penelitian ini menelaah teori (penelitian dasar), teori yang lama bisa dikonfirmasi atau ditolak, sebagian atau seluruhnya. Penolakan sebagian dari teori haruslah disertai dengan modifikasi teori, dan penolakan terhadap seluruh teori harusla disertai dengan rumusan teori baru.
  7. Jangan mengulang menulis angka-angka yang telah tercantum dalam tabel di dalam teks pembahasan. Jika akan menekankan hasil yang diperoleh sebaiknya sajikan dalam bentuk lain, misalnya skor rata-rata, persentase, atau selisih. Untuk menunjukkan angka yang dimaksud, rujuk saja tabel yang memuat angka tersebut.
  8. Pada umumnya jurnal internasional tidak menginginkan bahasa statistik (seperti: significantly different, treatment, dll) ditulis dalam pembahasan. Hindari copy dan paste tabel hasil analisis statistik langsung dari software pengolah data statistik.
  9. Untuk penelitian kualitatif, bagian ini dapat pula memuat ide-ide peneliti, keterkaitan antara katagori-katagori dan dimensi-dimensi serta posisi temuan atau penelitian terhadap temuan dan teori sebelumnya
  1. Kesimpulan dan Saran
  2. Kesimpulan menyajikan ringkasan dari uraian yang disajikan pada bagian hasil dan pembahasan
  3. Berdasarkan uraian pada kedua bagian itu, dikembangkan pokok-pokok pikiran yang merupakan esensi dari uraian tersebut
  4. Kesimpulan disajikan dalam bentuk esai bukan dalam bentuk numerical
  5. Saran disusun berdasarkan kesimpulan yang telah ditarik
  6. Saran-saran bisa mengacu pada tindakan praktis, atau pengembangan teoritis, dan penelitian lanjutan
  7. Bagian saran bisa berdiri sendiri. Bagaian simpulan dan saran dapat pula disebut bagian penutup.
  1. Daftar Rujukan
  2. Daftar rujukan harus lengkap dan sesuai dengan rujukan yang disajikan atau yang dikutip di dalam batang tubuh artikel ilmiah.
  3. Bahan pustaka yang dimaksukkan di dalam daftar rujukan harus sudah disebutkan dalam batang tubuh artikel.
  4. Daftar rujukan disusun secara alfabetis berdasarkan urutan abjad nama penulis, dan diketik dalam spasi tunggal. Jika rujukan tersebut lebih dari satu baris maka mulai baris ke dua masuk 1,2 cm (hanging).
  5. Ketentuan nama penulis: nama yang ditampilkan adalah nama akhir (nama keluarga) penulis diikuti dengan singkatan nama awal dan tengah (jika ada). Jika penulisnya lebih dari satu orang, maka cara penulisannya sama.
  6. Penulisan judul rujukan diawali dengan huruf kapital hanya pada awal kalimat.
  7. Setiap penulisan nama, tahun, judul artikel dan seterusnya diakhiri dengan titik (.) sebelum dilanjutkan kata berikutnya. Khusus penulisan volume (nomor) jurnal diberi tanda titik dua (:) tanpa jarak spasi. Contoh-contoh penulisan daftar rujukan dapat dilihat pada penjelasan Bab III dari pedoman ini.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *