Select your Top Menu from wp menus
SEJARAH
SEJARAH PJKR
Program studi (PS) S1 PJKR adalah salah satu program studi baru di Jurusan Ilmu Pendidikan dalam lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Sejak diterbitkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 36 Tanggal 14 Agustus 1981 tentang Pendirian Universitas Tadulako, maka PS diploma dua (D II) PJKR menjadi salah satu bagian dari keputusan tersebut karena FKIP yang sebelumnya berstatus cabang IKIP Ujung Pandang dilebur menjadi satu Fakultas berdiri sendiri di lingkungan Universitas Tadulako. Berdasarkan surat keputusan Dikti Pada tahun 2009 Nomor 1274/D/T/2009 maka PS DII PJKR mengalami metamorfosis menjadi PS S1 PJKR. Dalam mengelola program studi, koordinator program studi bertanggung jawab kepada Ketua Jurusan dan Dekan.
Program studi (PS) S1 PJKR mempunyai visi yang sejalan dengan visi Universitas Tadulako Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yaitu “Tahun 2020 Program Studi PJKR tampil menjadi inovator Masyarakat di Kawasan Timur Indonesia yg menjunjung tinggi Sportifitas, Profesional, Integritas serta memegang teguh prinsip Religius, berpikir Ideal dan menjadi Teladan melalui Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Prodi PJKR menerapkan VISI :
(SPIRIT TRIDHARMA PJKR 2020)
Untuk merealisasikan visinya, Program studi (PS) S1 PJKR mempunyai misi yang pada intinya melaksanakan tridharma perguruan tinggi dengan sistem manajemen, tatakelola pendidikan yang kredibel, transparan, akuntabel dan bertanggung jawab, serta melakukan usaha-usaha untuk keberlanjutan program studi, melalui kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, dan kerjasama kemitraan di tingkat lokal, Nasional dan Internasioanal. Tujuan Program studi (PS) S1 PJKR adalah perwujudan dari profil kompetensi yang diharapkan dari lulusan program studi S1 PJKR sesuai dengan arah misi dan tuntutan pasar kerja. Sedangkan sasarannya merupakan target yang terukur dengan indikator indikator tingkat keberhasilan yang ditetapkan program studi. Pelaksanaannya dilakukan melalui strategi dan arah kebijakan yang tepat yang secara operasional dilaksanakan secara bertahap, yang mana merupakan langkah-lankah nyata dari misi dalam usaha untuk pencapaian visi.
Program studi (PS) S1 PJKR dipimpin oleh Koordinator secara demokratis pada rapat formal program studi S1 PJKR. Pola kepemimpinan yang dikembangkan adalah kepemimpinan yang bersifat pendelegasian dengan style manajemen partisipatif. Dalam menyelenggarakan aktivitas Program studi (PS) S1 PJKR, dibantu oleh Staff, Ketua Laboratorium/Lab Studio: Tugas Akhir,Tim Pelaksana Penjaminan Mutu (TPPM), dan Ruang baca Program studi S1 PJKR.
Keterlibatan Program studi S1 PJKR dalam perencanaan anggaran dan pengelolaan dana di universitas berjalan baik, ditunjukkan oleh adanya pembagian yang jelas antara universitas, fakultas dan Program studi (PS) S1 PJKR. Penggunaannya diimplmentasikan dalam rencana anggaran biaya (RAB) Program Studi S1 PJKR secara otonom. Dalam pembuatan renja program studi diberi kewenangan penuh dalam pemanfaatannya dan penentuan jenis belanja sesuai dengan kebutuhan. Perencanaan pengembangan Program Studi S1 PJKR disesuaikan dengan Renstra universitas dan fakultas yang diwujukan dalam bentuk rencana anggaran biaya (RAB) Program Studi S1 PJKR yang dibuat secara bersama-sama melelui rapat Program studi (PS) S1 PJKR. Hasil pelaksanaannya dilaporkan dan dievaluasi serta tindak lanjutnya dibicarakan dalam rapat formal Program Studi S1 PJKR.
Dalam upaya merealisasikan visi dan misinya, Program Studi S1 PJKR berupaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan proses pembelajaran dengan melibatkan seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan relevansi, atmosfer akademik, internal manajemen, sustainabilitas, efisiensi dan produktivitas Program Studi S1 PJKR. Peningkatan relevansi dan kompetensi dilakukan dengan mengembangkan kurikulum yang menekankan pada kompetensi profesional (kemampuan), individual, dan sosial yang diintegrasikan secara kontekstual. Kurikulum berbasis kompetensi diimplementasikan melalui proses pembelajaran dengan peningkatan kemampuan mahasiswa baik yang bersifat hard skill maupun soft skill. Untuk menjamin pencapaian kompetensi lulusan pelaksanaan pembelajaran dan hasilnya secara berkala dimonitor dan dievaluasi melalui kegiatan Tim Pelaksana Penjaminan Mutu Fakultas bekerja sama dengan Tim Program studi S1 PJKR.
Pelaksanaan kegiatan akademik di Program studi S1 PJKR didukung oleh 21 staf dosen dengan kualifikasi memadai, yaitu dengan tingkat pendidikan dosen S2 (95,25 %) S3 (4,75 %), diantaranya terlah tersertifikasi sebagai pendidik. Dalam waktu tiga tahun ke depan, jumlah dosen yang berpendidikan S3 diharapkan sudah mencapai 20%. Tenaga kependidikan yang langsung berada di Program studi S1 PJKR sebanyak 1 orang sebagai tenaga administrasi. Dosen Program studi S1 PJKR berlatar belakang keolahragaan yang bervariasi telah tergabung di dalam group riset dalam bentuk kelompok bidang minat/kajian sesuai dengan bidang keahliannya.
Pengelolaan dosen dan tenaga kependidikan dilaksanakan berdasarkan pada SOP dari Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) Univ. Tadulako dan peraturan yang berlaku. Untuk efektifitas pelaksanaan tugas maka membagian tugas dilakukan sesuai dengan bidang keahlian dan kompetensinya. Pengembangan dosen diarahkan pada peningkatan kualitas akademis dan kemampuan pelaksanaan proses pembelajaran kurikulum berbasis kompetensi. Pengembangan tenaga kependidikan diarahkan pada peningkatan kualitas ketrampilan, pelayanan dan manajemen. Pengembangan tersebut dilakukan melalui studi lanjut yang sesuai dengan bidang program studi, pelatihan, seminar, kegiatan yang relevan.
Pelaksanaan kegiatan penelitian dosen telah baik, diindikasikan oleh adanya 33 buah penelitian dalam tiga tahun terakhir : 18 penelitian diantaranya dari pendanaan DIPA Universitas dan 15 yang lainnya penelitian mandiri. Dengan demikian harus diakui bahwa penelitian dari dana-dana hibah dari luar institusi belum ada yang mampu terserap begitupun pendanaan dari luar Negeri. Oleh karenanya merupakan tantangan bagi program studi secara lembaga untuk mendorong/memotivasi dosen untuk mendapatkan dana penelitian baik dari luar institusi, untuk itu diperlukan program peningkatan kemampuan dosen dalam pembuatan proposal penelitian.
Prestasi akademik dosen Program studi S1 PJKR dalam bidang publikasi baik. Dalam tiga tahun terakhir 15 hasil karya penelitian telah dipublikasikan dalam jurnal Nasional, dan dipresentasikan pada pertemuan ilmiah. Terdapat 13 judul artikel pada jurnal Nasional ber-ISSN tak terakreditasi, serta 2 artikel dalam seminar ilmiah Nasional (proseding) dan satu artikel dalam seminar ilmiah Internasional (proseding). Tampak secara kualitas masih belum memadai, terindikasi dari masih terbatasnya publikasi pada jurnal Nasional terakreditasi dan internasional, salah satu penyebabnya adalah terbatasnya terbitan jurnal olahraga yang terakreditasi di Indonesia dan masi lemahnya kemampuan dosen untuk penulisan artikel ilmiah berbahasa Internasional. Untuk itu diperlukan program peningkatan kemampuan dosen dalam pembuatan/penulisan artikel ilmiah.
Dalam bidang pelayanan/pengabdian kepada masyarakat sudan berjalan dengan baik tetapi masih terbatas. Program studi S1 PJKR setiap tahun menganggarkan hanya sedikit dana untuk pengabdian kepada masyarakat dan sebagian besarnya masih bersifat insidental. Karena keterbatasan dana dari Fakultas, maka untuk keberlanjutannya dan supaya lebih efektif, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat lebih diarahkan pada tempat-tempat (masyarakat) yang menjadi binaan universitas secara melembaga. Keterlibatan mahasiswa dalam bidang pelayanan/pengabdian kepada masyarakat bertujuan supaya mahasiswa memahami persoalan-persoalan real yang ada di masyarakat dan mempersiapkan mahasiswa untuk dapat beradaptasi pada lingkungannya.
Mahasiswa Program studi S1 PJKR pada khususnya berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah dan Daerah Indonesia pada umumnya, serta dari latar belakang pendidikan dan sosio-ekonomi yang beragam. Sebagian besar berasal dari masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah sehingga berpotensi akan banyaknya mahasiswa yang berhenti kuliah. Ini merupakan tantangan bagi Program studi S1 PJKR untuk mendapatkan beasiswa. Terkait dengan masukan/pendaftar (mahasiswa baru), dari tahun ketahun jumlahnya semakin meningkat dibandingkan kapasitas yang ada, merupakan peluang yang baik untuk meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa baru, yang pada akhinya bisa menjadi jurusan dan fakultas olahraga tersendiri. sekaligus juga merupakan tantangan bagi Program studi S1 PJKR untuk lebih berbenah agar sarana dan prasarana kedepanya bisa menampung sebanyak mungkin mahasiswa baru dengan melihat prospek kerjanya yang masi sangat dibutuhkan di dalam pasar kerja.
Hasil akhir prestasi akademik mahasiswa sudah baik, dapat dilihat dari IPK lulusan, untuk tiga tahun terakhir IPK lulusan berada pada kisaran 3,2 ? IPK ? 3,5. Jumlah lulusan yang memperoleh IPK ?3,00 menunjukkan kecendrungan adanya peningkatan. Kompetensi lulusan Program studi S1 PJKR tercermin dari penyerapan lulusan pada dunia kerja. Sesuai dengan hasil tracer study, 70,62% mendapatkan pekerjaan pertamanya kurang dari 6 bulan, dan 15,38% pada rentang 6 – 9 bulan. Sebagian besar (95%) mengungkapkan bahwa pekerjaan yang didapat telah sesuai dengan pengetahuan yang dipelajari selama studi di Program studi S1 PJKR. Juga diperoleh informasi bahwa bahwa secara keilmuwan lulusan/alumni “merasa” ilmu yang mereka miliki sudah bermanfaat dalam hal mempersiapkan diri pada pekerjaan sekarang, karir dalam bekerja, menjalani kehidupan, dan meningkatkan status sosial serta mengerjakan tugasnya. Juga telah adanya kesesuaian antara jenjang pendidikan dengan pekerjaan sekarang, antara keterampilan yang diperoleh selama kuliah dengan tugasnya, dan antara keterampilan yang dimiliki pada saat lulus dan sekarang.
Sedangkan untuk beberapa aspek kemampuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan soft-skill memperlihatkan masih berada di bawah yang dibutuhkan oleh pasar kerja, terdapat kesenjangan yang signifikan antara yang dimiliki alumni dan yang dibutuhkan pengguna, Dilihat dari posisi pekerjaan pertamanya, sebagian besar sebagai guru honorer, PNS dan karyawan biasa (tidak pada tingkatan pimpinan) dan gaji pertamanya sebagian besar di bawah 2 juta, mengindikasikan bahwa daya tawar lulusan di pasar kerja masih rendah. Ini merupakan tantangan bagi Program studi S1 PJKR untuk berbenah melakukan evaluasi kurikulum dan kompetensi lulusan secara berkala, dan melakukan proses pembelajaran KBK + Pendidikan Karakter melalui pembelajaran hard skill dan soft-skill secara terintegrasi. Kurikulum dan materi perkuliahan disesuaikan dengan kompetensi dari kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Metode dan strategi pembelajaran dipilih sesuai dengan pencapaian tujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkompetensi di bidangnya. Monitoring dan evaluasi tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan kegiatan Tim Pelaksana Penjaminan Mutu di Fakultas dan secara berkala melakukan Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) atas koordinasi Badan Penjaminan Mutu (BPMU) Fakultas dan Universitas.
Ketersediaan sarana dan prasarana untuk penyelenggaran kegiatan proses pembelajaran di Program Studi S1 PJKR cukup memadai, walaupun dari rasio mahasiswa dan sarana prasarana belum seimbang. Penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di Program studi S1 PJKR tersebar di dua gedung di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendiddikan. Laboratorium Komputasi masi merupakan milik bersama walaupun telah dilengkapi server dengan sambungan internet yang dapat diakses oleh mahasiswa secara cuma-cuma selama jam kerja di ruangan tersebut dan 24 jam melalui koneksi wifi dari luar gedung. Untuk kegiatan perkuliahan, Program studi S1 PJKR menggunakan ruang di Gedung FKIP 58,59,60,61,62 dan GOR/PKM . Semua ruang belum ada yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana untuk kegiatan belajar mengajar yang memadai, seperti OHP/projektor LCD sehingga masi menggunakan projektor LCD yang ada di kantor Prodi. Program studi S1 PJKR mempunyai ruang baca dengan koleksi lebih dari 300 judul buku umum, buku teks berbagai cabor Olahraga, buku materi perkuliahan, jurnal Nasional dan Internasional
Program studi S1 PJKR memiliki 2 laboratorium, Laboratorium Fhysical Fitness, dan Lab Massage Sports dimana Laboratorium tersebut telah dilengkapi dengan alat tes dan pengukuran kebugaran jasmani, perlengkapan Massage dan fasilitas penelitian mahasiswa dan dosen serta sebagai tempat beraktivitasnya Kelompok Bidang Minat,Bakat/Kajian
Suasana akademik di Program studi S1 PJKR berjalan cukup kondusif, baik untuk hal-hal yang bersifat formal maupun non formal antar sivitasnya. Interaksi formal antara dosen dengan mahasiswa terjadi dengan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, maupun keterlibatan dosen, dan mahasiswa pada kegiatan pengembangan Program studi S1 PJKR seperti kegiatan peninjauan kurikulum, workshop, kuliah tamu. Interaksi civitas juga dapat terjadi melalui aktivitas Kelompok bidang minat dan bakat.
Berdasarkan analisis SWOT Program studi S1 PJKR teridentifikasi berada pada Kuadran I. Oleh karenanya, alternatif strategi pengembangan Program studi S1 PJKR adalah strategi eksplorasi kekuatan dengan menggunakan peluang yang ada untuk memperbaiki kelemahan dan menghadapi ancaman. Secara garis besar strategi pengembangan lembaga Program studi S1 PJKR diarahkan pada pengembangan/penelitian, pengabdian masyarakat, pendidikan, suasana akademik, dan efektivitas manajemen internal agar menghasilkan lulusan yang berkualitas dan profesional sesuai dengan kebutuhan pasar dan perkembangan pengetahuan dan teknologi. Strategi pengembangan diimplementasikan dalam bentuk program pengembangan Program studi S1 PJKR:
1. Program Pengembangan Pembelajaran
2. Program Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
3. Program pengembangan bidang soft-skill lulusan
4. Program Pengembangan Kelembagaan program studi